Selama bertahun-tahun, Gereja Katolik dengan teguh dalam menjaga  kesucian hidup manusia, mulai dari konsepsi hingga kematian secara wajar. Gereja merangkul  dan berdiri untuk kehidupan semua yang belum lahir, sambil menawarkan harapan dan penyembuhan untuk orang tua yang memilih untuk menggugurkan anak mereka yang belum lahir. Sebagai orang Katolik, kita memiliki tanggung jawab untuk menyebarkan pesan Kristus tentang martabat kehidupan manusia.

Dear MIKers…Anda mungkin punya pertanyaan sehubungan ajaran Gereja tentang aborsi atau tentang pengalaman Anda sendiri dengan masalah moral penting tsb.  Melalui uraian berikut saya berharap bisa memandu pemahaman anda serentak sbg ajakan utk mensharingkan pemahaman juga pengalaman anda mengenai masalah aborsi tsb.

 

Dapatkah saya “Pro-choice” dan Katolik?

 

Banyak wanita, terutama selama beberapa dekade terakhir, telah terluka oleh aborsi. Dalam rangka untuk menyembuhkan emosional dan spiritual mereka dari keputusan untuk mengakhiri kehidupan anaknya yang belum lahir melalui aborsi, seorang wanita harus bisa memahami masalah aborsi dengan sungguh2: mengapa aborsi itu salah, dan apa yang harus dia lakukan utk memperbaiki hubungannya dengan Tuhan.

Pertama, mempertimbangkan fakta bahwa aborsi adalah tidak kurang dari pembunuhan janin dgn sengaja. Sayangnya, di beberapa negara aborsi adalah bentuk pembunuhan yg dilegalkan. Oleh karena itu, seseorang tidak dapat secara bersamaan menyebut dirinya Katolik dan mendukung aborsi.

Gereja Katolik mengajarkan bhw yg namanya pembunuhan itu selalu salah. Allah sendiri menyatakan: “Jangan membunuh” (Kel 20:13). Katekismus menjelaskan: “Kehidupan manusia harus mutlak dihormati dan dilindungi sejak pembuahan. Dari saat pertama keberadaannya, seorang manusia harus diakui hak-hak asasinya “(Katekismus Gereja Katolik, 2270).

 

“Saya sudah aborsi. Dapatkah saya benar-benar dimaafkan?”

 

Ya, Anda dapat diampuni. Tuhan selalu menunggu Anda dengan tangan terbuka.  Kitab Suci menegaskan bahwa, tidak peduli seberapa besar atau sekecil  apapun dosa-dosa kita, rahmat Allah senantiasa mengatasi dosa-dosa kita. Dia mengasihi kita lebih dari kita mengasihi diri kita sendiri, dan Dia selalu siap, mau dan mampu menerima kita kembali ke dalam pelukan kasihNya, ketika kita siap dan bersedia untuk berbalik kepada-Nya dengan hati yang penuh sesal. Keindahan kasih Allah dan pengampunanNya, ditunjukkan dalam Kitab Suci sbb:

Marilah, baiklah kita berperkara! –firman TUHAN–Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba. ” (Yes  1:18).

TUHAN adalah penyayang dan pengasih,  panjang sabar dan berlimpah kasih setia. Tidak selalu Ia menuntut, dan tidak untuk selama-lamanya   Ia mendendam.  Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal  dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita, tetapi setinggi langit di atas bumi, demikian besarnya kasih setia-Nya  atas orang-orang yang takut c  akan Dia; sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita“(Mz 103:8-12).

 

DVC

About MIK'ers admin. Katolik Roma

Katolik Roma Vatikan City. Kami meyakini bahwa Gereja Katolik adalah Gereja yang direncanakan oleh Tuhan Allah, didirikan oleh Yesus Kristus Putera-Nya, dan dikuduskan terus menerus oleh Roh Kudus. Dan sesuai dengan amanat Yesus sendiri, Gereja Katolik menjadi "sakramen keselamatan" bagi seluruh bangsa. Setiap anggota Gereja telah dibekali dengan Roh Kristus yang memampukannya untuk hidup kudus dan yang menghantarkannya kepada keselamatan dan kehidupan yang kekal .

Terima kasih telah membaca artikel blog ini !! Jangan lupa tinggalkan komentarnya pada artikel yang di baca.. God Bless You.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s