Setelah seharian membantu – mengurus legalisir Ijazah seorang teman Romo di alma-maternya dan kedutaan RI di Manila, aku akhirnya pulang dengan sedikit capai yang menuntunku untuk segera beristirahat memulihkan tenaga.

Sesaat ketika melewati gereja Quiapo, yang terkenal sebagai gereja orang miskin di pusat kota Manila, kulihat sesosok bocah sedang duduk di samping pintu masuk sambil mengais rezeki dari putra-putri Allah dan Bunda yang lewat hendak memuji dan memohon perlindungan dan pertolongan dari Sang Khalik di dalam gereja itu.

Setelah mendekat, kutahu ternyata ada dua bocah; sang kakak sedang menggendong adiknya di remang-remang lampu halaman gereja karena waktu telah menunjukan pukul 6.30 petang. Tangan kiri menggendong adiknya, sedangkan tangan kanannya mencoba menyentuh bahkan menarik celana panjang putra-putri Allah yang melewati mereka demi mendapatkan rezeki demi makan malam mereka.

Kuberhenti sejenak, lalu mencoba mengeluarkan beberapa “coin” yang ada di sakuku dan memberikannya kepada si bocah itu. “Salamat po, kuya.” Demikian ungkapan terima kasih dalam bahasa Tagalog yang keluar dari bibir si bocah kecil itu.

Setelah melewati mereka sejenak, aku tergerak untuk berpaling melihat dua bocah itu. Dan, sungguh tak dipercaya bahwa sang kakak sedang menuntun adiknya menghampiri patung Sang Bunda, yang ditempatkan di bagian depan gereja itu. Mereka berdua berhenti sejenak dalam diam di depan Sang Bunda….Sang kakak lalu memberi 1 peso kepada adiknya sementara dia sendiri menggenggam yang lain. Keduanya lalu meletakkan di dalam kotak di depan patung Sang Bunda. Kucoba menahan air mataku, tapi memang aku pun tak bisa melakukannya, maka kutarik sapu tanganku untuk menghapusnya sambil mencoba untuk memperhatikan gerak-gerik kedua bocah itu di depan Sang Bunda, yang dengan senyum manisnya memandang bangga kedua bocahnya di malam itu. Aku tak tahu apa yang dikatakan oleh kedua bocah itu kepada Sang Bunda, tapi yang pasti bahwa terngiang di benakku pujian Yesus kepada janda miskin yang memberi derma dari segala miliknya. Kata Yesus: “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, janda miskin ini memberi lebih banyak daripada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan. Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya semua yang dimilikinya, yaitu seluruh nafkahnya.” (Mrk 12:38-44). Demikian pun apa yang diperbuat kedua bocah itu di malam hari yang indah di gereja Quiapo di kota Manila.

Kagum akan pengalaman yang luar biasa ini, aku seperti terpaku diam di tempat sambil membayangkan apa yang dikatakan oleh Bunda kepada kedua bocahnya itu. Aku hanya menguntai sebuah doa kecil kepada Bunda untuk kedua bocah itu, “semoga di bulan Mei, bulan penghormatan khusus kepada Sang Bunda ini, mendatangkan rahmat dan berkat kepada putra-putrinya yang sedang berjuang untuk bertahan dan meneruskan hidup di dunia yang kaya raya ini, yang hanya bisa dinikmati oleh segelintir orang saja.”

Di malam yang indah ini, menyongsong bulan yang penuh rahmat, aku hanya berharap dan berdoa, semoga Sang Bunda memeluk erat kedua bocah itu dalam pelukan kasih nan lembut keibuannya, di dalam mantol birunya, yang berlimpah rahmat keibuan bagi bocah-bocah yang kurang bahkan tidak pernah merasakan pelukan cinta ibu kandung mereka setiap malam mendekap dan pagi merekah.

Goresan hatiku untuk hatimu, putra-putri Maria,

***Rinnong***

 

 482525_649980828361228_477598986_n (1)

About MIK'ers admin. Katolik Roma

Katolik Roma Vatikan City. Kami meyakini bahwa Gereja Katolik adalah Gereja yang direncanakan oleh Tuhan Allah, didirikan oleh Yesus Kristus Putera-Nya, dan dikuduskan terus menerus oleh Roh Kudus. Dan sesuai dengan amanat Yesus sendiri, Gereja Katolik menjadi "sakramen keselamatan" bagi seluruh bangsa. Setiap anggota Gereja telah dibekali dengan Roh Kristus yang memampukannya untuk hidup kudus dan yang menghantarkannya kepada keselamatan dan kehidupan yang kekal .

Terima kasih telah membaca artikel blog ini !! Jangan lupa tinggalkan komentarnya pada artikel yang di baca.. God Bless You.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s