download
“Jadilah seperti yang kau ingini,” Saya pernah membaca kalimat indah ini di status salah satu teman. Saya tertegun lama merenungkan makna dan inti terdalam dari situ. Kalimat bermuatan rohani ini jelas mengandung makna yang sangat dalam, lebih dalam dari lautan kalau kita setuju dan lebih indah dari bunga di taman kalau kita tidak keberatan. Dan lebih manis dari gula kalau anda mau. Namun keindahan ungkapan di atas bukan terutama terletak dari “bunyinya” yang kedengaran begitu puitis dan indah tetapi lebih pada maknanya yang mampu “menghentak” sanubari untuk berpasrah penuh iman akan Allah sumber segala sesuatu.

“Jadilah seperti yang Kau ingini” rasanya seperti doa indah dari Sang Bunda kita, Maria, Fiat Voluntas Tua, terjadilah padaku menurut perkataanmu (Lukas 1:38). Sang Bunda mempercayakan semuanya kepada Kehendak Allah. Sejenak saya juga mengingat doa Yesus saat ia berada di taman Getsemani menjelang penderitaanNya, “Bapa kalau boleh biarlah penderitaan ini berlalu daripadaKu tetapi bukan menurut kehendakKu melainkan kehendakMulah yang jadi (Mateus 26:39). Yesus juga mengutamakan kehendak Allah di atas kehendak dan keinginan pribadiNya. Ini adalah kekuatan baginya untuk memikul salib sampai pada menyerahkan nyawaNya sebagai tebusan dosa umat manusia.

“Jadilah seperti yang Kau ingin” Aku tarik ke diriku dan kalau kamu mau namun bukan seperti yang aku ingini tetapi seperti yang Dia ingini. Sapaan nan sederhana namun penuh makna ini bisa juga kamu arahkan ke dirimu sendiri. Kamu juga boleh merenungkannya dalam kesendirianmu bersama Allah yang selalu berada di sisimu.

Maka senandungkanlah nada-nada teduh ini, “Aku percaya kuasaMu Tuhan untuk membentuk diriku. Aku bagai bejana tanah liat yang siap dibentuk di tanganMu. Tanah liat yang tidak berguna menjadi berguna lewat polesan tanganMu. Tanah liat yang sering diinjak orang menjadi berharga lewat karya tanganMu karena Engkau mengangkat harkat dan martabat kemanusiaanku tanpa memperhitungkan kelemahan, kekurangan dan dosaku. Dalam ketidakberdayaanku, ku memohon tempalah aku menjadi pribadi yang rendah hati. Dari banyak kelemahan dan kekuranganku baharuilah diriku menjadi orang baru di muka bumi.”

“Jadilah seperti yang Kau ingini”. Jangan biarkan aku berjalan di rel yang aku ingini tetapi yang Engkau ingini karena aku tidak mau seperti kenderaan yang kehilangan petunjuk. Jangan lepaskan diriku terbang dengan sayapku tetapi dengan kepak sayapMu karena aku tidak sudi bagai layang-layang lepas kendali. Jangan biarkan aku mengarungi samudera luas menurut kehendakku tetapi tetapi menurut kehendakMu karena aku tidak ingin bagai kapal yang kehilangan arah. Karena Engkau tahu yang kumau, dan Engkau mengerti yang kualami dan Engkau mendalami apa yang kurasakan.

“Jadilah seperti yang Kau ingini” Aku percayakan Kuasa-Mu mengobah diriku yang suka marah menjadi ramah, yang gampang tersinggung menjadi murah tersenyum, yang gampang menghakimi menjadi mengasihi, berpikir negatif menjadi positif, yang gampang sakit hati menjadi baik hati, mencela menjadi memuji, mengkritik menjadi mendidik, cemberut menjadi ceria, dan sinis menjadi manis. Itulah yang Kau ingini dan yang aku mau.

Para sahabatku terkasih, biarkanlah Allah bekerja dalam dirimu seturut kehendakNya. Percayakan Allah untuk membentuk dirimu seuturut keinginanNya. Engkau telah diciptakan seturut citraNya maka biarkanlah kisah kasih hidupmu berjalan sesuai dengan rencanaNya. Dia akan membingkai hidupmu dengan kasih, menghiasi dengan rahmat dan menyinarinya dengan cahayaNya. Allah, jadilah seperti yang Kau ingini.

About MIK'ers admin. Katolik Roma

Katolik Roma Vatikan City. Kami meyakini bahwa Gereja Katolik adalah Gereja yang direncanakan oleh Tuhan Allah, didirikan oleh Yesus Kristus Putera-Nya, dan dikuduskan terus menerus oleh Roh Kudus. Dan sesuai dengan amanat Yesus sendiri, Gereja Katolik menjadi "sakramen keselamatan" bagi seluruh bangsa. Setiap anggota Gereja telah dibekali dengan Roh Kristus yang memampukannya untuk hidup kudus dan yang menghantarkannya kepada keselamatan dan kehidupan yang kekal .

Terima kasih telah membaca artikel blog ini !! Jangan lupa tinggalkan komentarnya pada artikel yang di baca.. God Bless You.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s