Sabtu, Pw St. Timotius dan Titus, Uskup, 26 Januari 2013
Mrk 3: 20-21

Sekali peristiwa Yesus bersama murid-muridNya masuk ke sebuah rumah. Maka datanglah orang banyak berkerumun pula, sehingga makanpun mereka tidak dapat.Waktu kaum keluarga-Nya mendengar hal itu, mereka datang hendak mengambil Dia, sebab kata mereka,”Ia tidak waras lagi”

Tampilnya Yesus dengan gaya pewartaan yang tidak biasa menimbulkan berbagai macam reaksi. Yesus yang mengaku diri sebagai Mesias bergaul dengan para pendosa dan orang orang yang terpinggirkan dalam masyarakat. Bagi orang Yahudi, Mesias adalah Dia yang datang memimpin mereka dan mengangkat senjata melawan para penjajah Romawi. Sedangkan Yesus dalam pewartaanNya malah menekankan ajaran cinta kasih : mencintai Allah dan sesama seperti mencintai diri sendiri.
Mesias yang mereka bayangkan tidak ditemukan dalam diri Yesus, karena itu mereka dan kaum keluarga menganggapNya aneh dan tidak waras.

Kitapun mungkin dapat dianggap aneh oleh orang orang di sekitar kita, karena iman dan kepercayaan kita kepada Tuhan. Kita juga mungkin ditolak dan disingkirkan dalam masyarakat karena menjadi pengikut Kristus.
Rajin berdoa dan mengikuti Ekaristi di gereja dikatakan fanatik, ekstrim; tidak mau diajak korupsi dibilang aneh;
berbuat jujur dianggap bodoh…,melakukan tugas pelayanan dianggap ..sok sibuk..pasti ada maunya …dan sebagainya
Jika pernah diperlakukan demikian..berbahagialah engkau..karena berarti pernah merasakan apa yang dialami Yesus saat melakukan tugas perutusanNya dengan penuh cinta..namun dianggap tidak waras.

Apapun yang kita lakukan karena kesetiaan pada Tuhan dan ajaranNya.. jalani saja dengan penuh cinta..walaupun mungkin dianggap aneh/ tidak waras.Iman yang sejati pada titik tertentu menuntut sikap atau tindakan tidak waras, agar membuka hati manusia pada kebenaran ajaranNya.

Marilah kita belajar dari Tuhan Yesus, yang meskipun dianggap tidak waras, Dia tetap setia menjalankan tugas dan perutusanNya.

Selamat berakhir pekan sahabat sahabatku…

About MIK'ers admin. Katolik Roma

Katolik Roma Vatikan City. Kami meyakini bahwa Gereja Katolik adalah Gereja yang direncanakan oleh Tuhan Allah, didirikan oleh Yesus Kristus Putera-Nya, dan dikuduskan terus menerus oleh Roh Kudus. Dan sesuai dengan amanat Yesus sendiri, Gereja Katolik menjadi "sakramen keselamatan" bagi seluruh bangsa. Setiap anggota Gereja telah dibekali dengan Roh Kristus yang memampukannya untuk hidup kudus dan yang menghantarkannya kepada keselamatan dan kehidupan yang kekal .

Terima kasih telah membaca artikel blog ini !! Jangan lupa tinggalkan komentarnya pada artikel yang di baca.. God Bless You.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s